Juara dunia MotoGP 500cc Mick Doohan tanpa sungkan-sungkan memuji penampilan Valentino Rossi di MotoGP Amerika Serikat. Bahkan Dohan menyebut The Doctor sebagai pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP.
Juara dunia MotoGP 500cc Mick Doohan tanpa sungkan-sungkan memuji penampilan Valentino Rossi di MotoGP Amerika Serikat. Bahkan Dohan menyebut The Doctor sebagai pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP.
Casey Stoner yang jadi rival terdekat Valentino Rossi dalam berebut titel juara dunia hanya menempati posisi empat di Indianapolis. Tak puas, pembalap Ducati itu menyalahkan ban. Selepas start, Stoner sempat memimpin namun kemudian perlahan-lahan dia kehilangan laju dan harus puas finis di posisi empat dalam balapan yang berlangsung basah dan diselesaikan dengan kibaran bendera merah itu. "Saya takkan pernah puas dengan tempat keempat tapi akan bodoh sekali untuk terus memaksakan diri dalam kondisi seperti itu dan saya sudah membuat keputusan tepat tidak melakukannya," jelas Stoner seperti dilansir Autosport, Senin (15/9/2008)."Saya memulai start dengan baik tapi segera kehilangan kepercayaan diri karena ban belakang saya mulai koyak dengan cepat dan saat balapan dihentikan saya sedang bersusah payah menjaga waktu lap," ungkap dia. Bos tim Ducati Livio Suppo sementara itu tak yakin kenapa Stoner bisa mengalami masalah dengan bannya, kendati dia tetap lega karena pembalapnya tersebut bisa menuntaskan balapan walau punya problem. "Itu adalah balapan yang keras buat Casey tapi dia menunjukkan ketabahan dan determinasi untuk mendulang hasil cukup bagus," kata Suppo puas.
Sedangkan menyoal ban, Suppo hanya bisa mengira-ngira, "Mungkin berkaitan dengan tenaga keluaran mesin kami atau pengaturan motor kami, tapi ban belakang aus lebih cepat dari perkiraan dan Casey tak bisa terus merangsek ke depan. Sayang balapan tidak berlangsung kering karena saat pemanasan Casey dalam kondisi bagus untuk situasi itu." (detiksport.com)
Valentino Rossi akhirnya makin memperluas jarak dengan pesaingnya di MotoGP dengan kembali memperoleh kemenangan untuk pertama kalinya di Sirkuit Red Bull Indianapolis Grand Prix. Kemenangan ini diperoleh setelah perlombaan dihentikan ketika pertandingan menyisakan 7 lap lagi, karena kondisi sirkuit yang tidak kondusif lagi untuk balapan disebabkan karena hujan yang lebat dan angin kencang.Berikut Hasil Lengkapnya :
1. V. ROSSI ITA Fiat Yamaha Team
2. N. HAYDEN USA Repsol Honda Team
3. J. LORENZO SPA Fiat Yamaha Team
4. C. STONER AUS Ducati Team
5. A. DOVIZIOSO ITA JiR Team Scot MotoGP
6. B. SPIES USA Rizla Suzuki MotoGP
7. S. GUINTOLI FRA Alice Team
8. D. PEDROSA SPA Repsol Honda Team
9. C. VERMEULEN AUS Rizla Suzuki MotoGP
10. A. DE ANGELIS RSM San Carlo Honda Gresini
11. A. WEST AUS Kawasaki Racing Team
12. T. ELIAS SPA Alice Team
13. R. DE PUNIET FRA LCR Honda MotoGP
14. J. HOPKINS USA Kawasaki Racing Team
15. C. EDWARDS USA Tech 3 Yamaha
16. L. CAPIROSSI ITA Rizla Suzuki MotoGP
17. S. NAKANO JPN San Carlo Honda Gresini
18. J. TOSELAND GBR Tech 3 Yamaha
19. M. MELANDRI ITA Ducati Team
Dengan kemenangan ke 69 ini berarti Rossi menambahkan koleksi poin sebanyak 25 dengan Total poin saat ini adalah 287 poin. Sekaligus membukukan rekor terbanyak menang pada MotoGP yang sebelumnya dipegang oleh Giacomo Agostini sebanyak 68 kali. Sungguh Prestasi yang luar biasa.
Valentino Rossi baru saja meraih pole position yang kedua selama musim 2008 ini di Indianapolis. Pembalap Fiat Yamaha itu mengaku senang dengan pencapaiannya tersebut. Rossi pantas saja senang dengan pencapaian ini. Pasalnya, The Doctor terakhir kali meraih pole position pada balapan di Mugello tiga bulan yang lalu. "Saya senang bisa meraih pole position. Sebab, saya baru mencapainya ketika melakukan balapan di Mugelo. Jadi, ini adalah pole position saya yang kedua," kata Rossi. "Hari ini di lintasan yang basah, saya sudah melakukan balapan dengan baik sejak pagi ini," tambah pembalap asal Italia itu sebagaimana dikutip autosport, Minggu (14/9/2008)."Putaran selama babak kualifikasi berjalan sangat lancar, khususnya pada dua putaran terakhir. Saya tahu bisa mengeber motor dengan cepat. Di putaran terakhir saya mengeber motor dengan sekuat tenaga dan saya mendapat hasil bagus," lanjutnya. Praktis, pencapaian ini membuat Rossi menjadi optimis bisa meraih kemenangan. Namun, The Doctor juga menilai kalau balapan akan berlangsung sangat ketat. "Kami sudah bekerja keras sore ini dan saya cukup puas dengan kinerja ban. Hal ini sangat penting. Saya membalap cukup baik, tapi saya rasa balapan akan berlangsung ketat," tegas pembalap 28 tahun itu. "Ban Michelin juga mulai menggapai hasil yang cukup baik dan mulai mendekati kami. Ini akan bagus buat balapan besok. Sebenarnya ini lintasan baru buat semua orang. Tapi, saya memulai balapan dari depan. Jadi kami bekerja cukup baik," tandasnya. (okezone.com)
Valentino Rossi memiliki sedikit kekhawatiran jelang berlaga di seri GP Amerika Serikat, Minggu (12/9/2008). Rider Fiat Yamaha itu mengaku cemas karena belum terlalu mengenal trek di sirkuit Indianapolis. Ya, trek Indianapolis memang menyisakan misteri bagi para pembalap selain Rossi. Tercatat, rider lain seperti Chris Vermuelen, Loris Capirossi dan Jorge Lorenzo mengaku kesulitan menaklukkan sirkuit tersebut. Umumnya mereka merasa khawatir dengan beberapa bagian sirkuit yang dinilai berpotensi besar menghadirkan petaka. Untuk itu, Rossi mengaku jika dirinya bakal berhati-hati menghadapi lintasan sirkuit Indianapolis yang bergelombang. "Dalam beberapa bulan terahir, kami memang ramai membicarakan Sirkuit Indianapolis. Sebab sirkuit ini memiliki dua hingga tiga titik yang aneh dan cukup membahayakan," beber Rossi sebagaimana dikutip MCN, Jumat (12/9/2008). "Dia atas kertas, sirkuit ini bukan merupakan sirkuit terbaik untuk motor. Selain memiliki dua-tiga poin berbahaya, Indianapolis juga menyuguhkan tikungan akhir yang sangat ketat," tambahnya. "Hal tersebut belum di tambah permukaan sirkuit yang bergelombang. Untuk itu kami harus memacu motor kami dengan hati-hati, namun tetap mempertahankan kecepatan maksimal," tutup pembalap asal Italia itu.